4 Orang WBP Lapas Bukittinggi Terima Remisi Khusus Hari Natal

oleh -295 Dilihat

 

Humas Labukti – 4 Orang WBP beragama Kristen di Lapas Kelas IIA Bukittinggi Terima Remisi Khusus Hari Natal yang menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi Sumatera Barat pada 25 Desember 2023.

 

“Sebanyak 4 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) itu menerima remisi/pengurangan masa pidana khusus Hari Natal selama 15 hari hingga dua bulan,” kata Kalapas Bukittinggi Bapak Herdianto di Bukittinggi, Senin 25 Desember 2023.

 

Baca Juga :  Lebaran di Rumah , 32 Warga Binaan Rutan Jakarta Pusat Jalani Asimilasi di Rumah

Dia menjelaskan, penerima remisi khusus itu terdiri atas 1 orang WBP menerima remisi 15 hari, 2 orang mendapat remisi satu bulan, dan 1 orang memperoleh remisi dua bulan.

 

Kalapas Herdianto mengatakan remisi tersebut diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. “WBP yang mendapat remisi telah memenuhi persyaratan, seperti telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar pada register F, serta turut aktif mengikuti program pembinaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan negara,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kab. Muara Enim, Lapas Muara Enim Ikuti Pembukaan Karnaval Budaya dan Lomba Tradisional

Menurut Herdianto, pemberian remisi khusus pada hari besar keagamaan tersebut merupakan pemenuhan hak-hak WBP.

 

Pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada WBP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi.

 

Selain remisi, hak-hak yang lain juga diberikan, seperti asimilasi dan integrasi, layanan kunjungan, dan penitipan barang.

Dengan pemberian remisi itu diharapkan dapat memotivasi WBP untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari, sehingga dapat kembali diterima di tengah-tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana, kata Kalapas Herdianto.

No More Posts Available.

No more pages to load.