Lapas Banyuwangi Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir Kalibaru

oleh -684 Dilihat

 

BANYUWANGI – Lapas Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir yang terjadi di Desa Kalibaru Wetan, Senin (7/11/2022). Banjir yang terjadi menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

“Bantuan ini merupakan hasil sumbangsih dari seluruh pegawai dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Banyuwangi,” ujar Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kalapas Banyuwangi beserta beberapa perwakilan pegawai dan ibu-ibu Dharma Wanita melalui Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Banyuwangi yang berlokasi di Kantor Desa Kalibaru Wetan.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi berbagi ketupat ke masyarakat sekitar, Program Kanwil Kumham Jabar berbagi 1000 ketupat jelang idul fitri

Wahyu menyebut, bantuan yang disalurkan berupa sembako yang terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng dan air minum.

“Bantuan yang kami salurkan tadi diterima secara langsung oleh Bapak Mujito selaku Sekretaris BNPB Banyuwangi,” tutur Wahyu.

Wahyu menerangkan bahwa bantuan tersebut disalurkan sebagai wujud empati dan kepedulian seluruh pegawai dan DWP Lapas Banyuwangi.

“Sudah menjadi tugas kita bersama untuk saling membantu bagi mereka yang membutuhkan, semoga ini menjadi berkah untuk kita semua,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H

Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi pada Kamis (3/11) sore hingga malam itu menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan beberapa jembatan yang menjadi akses warga putus.

“Semoga dengan apa yang telah kita berikan dapat sedikit meringankan beban dan membangkitkan mental mereka (para korban),” harap Wahyu.

Sementara itu, Sekretaris BNPB Banyuwangi Mujito menyampaikan terimakasih atas bantuan yang disalurkan oleh Lapas Banyuwangi. “Tentu ini akan sangat bermanfaat bagi para warga yang terdampak banjir,” ucapnya.

Baca Juga :  Sertikasi Halal Dapur Sehat Lapas Muara Enim Terima Audit Tim LPPOM MUI

Mujito menyampaikan sampai saat ini tercatat 83 rumah warga mengalami kerusakan, 45 rumah mengalami rusak berat, 19 rumah rusak sedang, dan 19 rumah rusak ringan.

“Selain itu, tercatat tiga jembatan putus dan beberapa hewan ternak serta peralatan rumah tangga warga hanyut,” pungkas Mujito. (Humas Lapas Banyuwangi)

No More Posts Available.

No more pages to load.