Lapas Bukittinggi Melakukan Inovasi Baru dengan Penjualan Sampah Anorganik yang Didaur Ulang untuk Manfaat Warga Binaan Pemasyarakatan

oleh -119 Dilihat

 

 

HumasLabukti – Lapas Kelas IIA Bukittinggi kembali menghadirkan inovasi baru dengan memulai program penjualan sampah anorganik yang dapat didaur ulang kepada pengepul barang bekas. Jum’at, 30 Desember 2023.

 

Hasil penjualan dari sampah tersebut akan diberikan sepenuhnya kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah bekerja keras dalam memilah sampah di lingkungan lapas.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Bapak Herdianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam memanfaatkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis. “Dengan menjual sampah anorganik yang dapat didaur ulang, kami ingin menciptakan peluang bagi WBP untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Rangkaian HBP Ke 58, Kalapas Kalianda Tabur Bunga di Makam Pahlawan

 

Melalui program ini, WBP di Lapas Bukittinggi melakukan proses pemilahan dan pengumpulan sampah anorganik, seperti kertas, plastik, logam, kaca, dan barang elektronik bekas. Setelah itu, lapas akan bekerja sama dengan pengepul barang bekas untuk menjual sampah tersebut agar dapat didaur ulang.

 

Bapak Herdianto menegaskan bahwa hasil penjualan dari sampah anorganik ini akan diberikan sepenuhnya kepada WBP yang telah berpartisipasi dalam proses pemilahan sampah lapas. “Kami ingin memberikan penghargaan kepada WBP yang telah bekerja keras dalam memilah sampah dengan memberikan mereka kesempatan untuk mendapatkan manfaat ekonomis dari upaya mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  **Program Pelatihan Kerja: Menyongsong Reintegrasi Sosial Narapidana Melalui Pelatihan Kerja di Lapas Bukittinggi**

 

Selain memberikan manfaat ekonomis, program ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan kesadaran lingkungan bagi para WBP. “Dengan melibatkan WBP dalam pemilahan dan penjualan sampah anorganik, kami juga berharap dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan,” tambah Bapak Herdianto.

 

Dengan adanya program penjualan sampah anorganik ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam menciptakan peluang-peluang yang memberikan manfaat nyata bagi WBP serta lingkungan sekitar.

No More Posts Available.

No more pages to load.