Lapas Bukittinggi olah pakan ternak dengan mesin

oleh -116 Dilihat

 

HumasLabukti – Pada Sabtu, 27 Januari 2024, terdapat kemajuan yang signifikan di Lapas Bukittinggi dengan adopsi teknologi dan inovasi baru, yang merupakan langkah progresif menuju praktik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Lapas Bukittinggi meluncurkan program pengelolaan sampah dengan memanfaatkan mesin daur ulang untuk pakan ternak, sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungan sekitar.

 

Dalam program inisiatif ini, Lapas Bukittinggi memasang mesin daur ulang di lokasi lapas. Mesin ini bisa mengolah sampah organik menjadi bahan yang dapat digunakan kembali. Keberadaan mesin daur ulang ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dikirimkan ke tempat pembuangan akhir, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Rutan Cipinang Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Gelar Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1443H Bersama Ribuan Warga Binaan

 

Kepala Lapas Bukittinggi, Bapak Herdianto menyatakan kebanggaannya atas program inisiatif ini, yang menunjukkan komitmen lapas untuk berperan aktif dalam praktik berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. “Program pengelolaan sampah ini merupakan langkah nyata dalam

mendukung upaya pelestarian lingkungan, dan kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar,” ujar Bapak Herdianto.

 

Selain itu, kehadiran mesin daur ulang di Lapas Bukittinggi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomis, dengan memberikan pakan ternak dari olahan sampah organik. Hal ini diharapkan dapat memberikan penghasilan tambahan untuk PNBP, serta merangsang kesadaran akan pentingnya praktik daur ulang.

Baca Juga :  Harmonisasi dan Koordinasi antar APH, Kalapas Muara Enim Kunjungi Kejaksaan Negeri Muara Enim

 

Dengan adanya program inisiatif pengelolaan sampah ini, Lapas Bukittinggi menunjukkan komitmen mereka dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang ramah lingkungan, sambil memberikan manfaat ekonomis yang berkelanjutan. Semoga program ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya untuk mengadopsi praktik serupa, yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. *JR*

No More Posts Available.

No more pages to load.