Mengenal Budidaya Maggot Untuk Program Lapas Bukittinggi Produktif

oleh -90 Dilihat

 

Bukittinggi – Lapas Kelas IIA Bukittiinggi kembali melakukan pengembangan kemandirian untuk warga binaannya dengan mengenalkan budidaya maggot dari pembibitan sampai layak untuk di pasarkan, Selasa(5/03/2024).

 

Maggot sendiri adalah larva/ulat yang dihasilkan dari serangga yang bernama black soldier fly (BSF). Dengan makanan sederhana seperti limbah organik kumpulan maggot dalam permeter persegi setiap harinya bisa menghabiskan sekitar 7-15 kg.

 

Kegiatan pengenalan budidaya tersebut melibatkan narasumber dari Konsultan Ahli Mikrobiologi Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokma Lipas), yang bertempat di Aula Lapas Bukittinggi dan dihadiri jajaran pejabat struktural, pegawai Kegiatan Kerja, dan warga binaan yang memiliki bakat dan minat untuk membudidayakannya.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Ikuti kegiatan Diseminasi Layanan Kanwil Kemenkumham Sumsel dan Penyusunan SOP

 

“Dengan adanya forum ini semoga bisa memberikan manfaat terhadap kebersihan karena mengingat maggot ini makanan utamanya adalah limbah organik” harap Fasni selaku Kasi Giatja.

Faznijuga menuturkan jika program pembinaan budidaya maggot ini berhasil akan menjadi program unggulan serta pakan alternatif untuk budidaya peternakan yang ada di Lapas maupun masyarakat sekitar.

 

Lanjut ia menuturkan bahwa pemeliharaan maggot tidaklah sulit asalkan sesuai prosedur yang kami sampaikan agar potensi yang dihasilkan besar sehingga bisa membuka peluang bisnis ketika warga binaan nanti bebas.

Baca Juga :  Lapas Bukittinggi ikuti Rapat Koordinasi dukungan Manajemen 

 

Dia juga mengutarakan mengapa memilih Lapas Bukittinggi dikarenakan maggot memerlukan pertumbuhan dan berkembang biaknya diwilayah tropis dan memiliki iklim yang stabil.

Pada pertemuan ini selain dikenalkan pada warga binaan diajari cara pembibitannya dari telur sampai menjadi siap di pasarkan atau dikembangbiakkan serta siap di fasilitasi pemasarannya.

Nampak tak hanya warga binaan yang tertarik petugas di jajaran Giatja juga sangat antusias mengikuti materi tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.