Pesantren kilat sebagai upaya pendalaman nilai agama islam bagi WBP

oleh -875 Dilihat

Lapas Nunukan 30/04/2022

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Nunukan melalui Kasubsi registrasi dan bimkemas Prasetyo Aji, resmi menutup program pembinaan Pesantren Kilat Ramadhan, Sabtu 30/04/2022. Program ini kerjasama dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII), dalam melakukan program pembinaan keagamaan berupa Pesantren Kilat yang bertempat di Masjid DarutTaubah Lapas Kelas IIB Nunukan.

 

Program pesantren kilat yang dimulai sejak awal ramadhan lalu ini dilakukan selama 28 hari atau hingga 29 April 2022 kemaren. Dimana, dalam kegiatan ini sendiri diikuti sebanyak 200 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama muslim.

Baca Juga :  Apel Pagi Lapas Kalianda: Perpisahan Pegawai dan Penghargaan Pegawai Teladan Bulan Mei

 

Dalam program pembinaan pesantren kilat sebelumnya, seluruh WBP yang mengikutinya diajarkan oleh tenaga pendidik dari LDII  berupa pelajaran Fiqih Munakahat, Siroh Nabawiyah, Birul Walidain, Akidah dan Tauhid, Aqhlak, Fikih Ibadah, Al-Quran dan Tajwid.

 

Selain itu, Wayan berharap seluruh WBP yang telah mengikuti pesantren kilat ini dapat menjadi manusia yang lebih baik lagi serta dapat menyerap seluruh ilmu keagamaan yang telah diajarkan.

Saya harap baik. Serta, diharapkan nantinya para warga binaan ini dapat menjalani masa pidana di Lapas kelas IIB Nunukan ini dengan memperbanyak kegiatan ibadah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Laksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Karutan Jakarta Pusat Ajak Jajaran untuk Bangkit Bersama

 

Penutupan kegiatan ini diakhiri doa bersama oleh Ustad anam azhari dari LDII yang mana memohon agar lapas nunukan diberikan keamanan dan ketertiban serta kesehatan bagi petugas yg melaksanakan tugas dan wbp yg sedang menjalani hukuman.

No More Posts Available.

No more pages to load.