SOAL VIRAL MENINGGALNYA NAPI LAPAS TANJUNG RAJA, KANWIL KUMHAM SUMSEL RESPON CEPAT

oleh -1298 Dilihat

PALEMBANG – Pemberitaan yang viral mengenai salah satu narapidana yang meninggal di Lapas Tanjung Raja, Kanwil Kumham Sumsel melalui Divisi Pemasyarakatan merespon cepat dengan menurunkan Tim untuk mengetahui sejauh mana kebenaran berita tersebut pada Rabu (13/07).

Saat dihubungi secara langsung di ruangan kerjanya, Kepala Lapas Tanjung Raja Batara Hutasoit membenarkan bahwa ada narapidana yang meninggal dunia.

Setelah sebelumnya diketahui meninggalnya salah satu napi di Lapas Tanjung Raja atas nama Anjas Prayoga bin Santika yang disebabkan karena sakit.

Baca Juga :  JALANI DESK EVALUASI SATKER PEMBANGUNAN ZI , TPI DUKUNG INOVASI RUTAN PADANG UNTUK JADI LEBIH BAIK

“Sebelumnya narapidana yang bersangkutan memang benar sering melakukan kontrol ke klinik Lapas dengan keluhan sakit perut dan mual-mual kepada petugas medis” ungkap Batara.

Selanjutnya batara menjelaskan kepada awak media bahwa narapidana a.n Anjas Prayoga meninggal dalam kondisi sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Kayu Agung.

Kemudian Batara mengungkapkan pada pemeriksaan yang terakhir sebelum meninggal dengan keluhan yang sama, yang bersangkutan masih bisa berkomunikasi dengan baik dengan petugas.

Baca Juga :  Tim Humas Dan Perencanaan Kanwil Kemenkumham Kalbar Berikan Penguatan Tusi Pada Rutan Sambas

Sementara itu, Kanwil Kumham Sumsel melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan Bambang Haryanto saat dihubungi via telpon mengatakan saat ini pihaknya telah menurunkan tim ke Lapas Tanjung Raja guna melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut terkait pemberitaan viral tersebut.

“Apabila nantinya pada saat pemeriksaan ditemukan Pelanggaran SOP oleh petugas, maka kami akan memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku kepada petugas yang terbukti melakukan kesalahan” Tegas Bambang.

Baca Juga :  **Kegiatan Seni dan Kebudayaan: Meningkatkan Kesejahteraan Narapidana Melalui Ekspresi Seni di Lapas Bukittinggi**

Bambang juga mengatakan bahwa pihaknya dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Divisi Pemasyarakatan sudah menginstruksikan kepada jajaran Lapas/Rutan/LPKA untuk melakukan koordinasi, kerjasama dan membangun sinergitas  dengan Aparat Penegak Hukum lainnya dalam rangka perang melawan narkoba dan menjaga stabilitas keamanan di Lapas/Rutan dan LPKA.

No More Posts Available.

No more pages to load.