Tim Satops Patnal Rutan Bangil Lakukan Tes Urine Terhadap 20 Warga Binaan

oleh -1182 Dilihat

Bangil – Sebanyak 20 (Dua Puluh) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Narkotika di Rutan kelas IIB Bangil mengikuti kegiatan Tes Urine yang di gelar oleh Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Rutan kelas IIB Bangil. Tes urine ini merupakan bentuk komitmen Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang  dilakukan secara berkala, Selasa (31/05/2022)

Tes urine dipimpin dan diawasi secara langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Widyawati serta Kepala Rutan kelas IIB Bangil, Tristiantoro Adi Wibowo. Agenda rutin ini dilaksanakan dalam rangka deteksi dini untuk mencegah terjadinya gangguan kamtib serta pemyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di lingkungan Rutan kelas IIB Bangil.

Baca Juga :  Dukung Hasil Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi Melalui Kegiatan One Day One Prison’s Product

Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini melibatkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dan bekerjasama dengan Petugas Kesehatan Rutan kelas IIB Bangil untuk mendukung serta membantu guna kelancaran dalam mengawasi kegiatan tes urine yang dilaksanakan.

Kasubsi Yantah, Widyawati menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini sebagai upaya Tim Satops Patnal menciptakan lingkungan Rutan Bangil yang aman dan bersih dari pelanggaran-pelanggaran yang berhubungan dengan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Laksanakan Penyematan PIN sebagai Pemacu Semangat Prestasi

“Ini salah satu kegiatan rutin yang kita laksanakan bersama dengan Tim Satops Patnal dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba. Kita terus berkomitmen untuk menjaga Rutan Bangil agar terhindar dari pelanggaran-pelanggaran tersebut,” tutur Widyawati.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan Tes Urine yang dilakukan terhadap Warga Binaan dengan kasus pidana Narkotika tidak ada ditemukan indikasi-indikasi pelanggaran dari penggunaan obat-obat terlarang tersebut dan semuanya menunjukan hasil negatif.

“Setelah dilakukan pemeriksaan tes urin, seluruh Warga Binaan dengan kasus pidana Narkotika menunjukan hasil negatif. Tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba ataupun obat-obatan terlarang lainnya,” tutup Widyawati.

No More Posts Available.

No more pages to load.