**Upaya Pengelolaan Limbah di Lapas: Inisiatif Menuju Lapas Bukittinggi yang Lebih Berkelanjutan**

oleh -88 Dilihat

 

HumasLabukti – Lapas Bukittinggi telah mengambil langkah proaktif dalam upaya pengelolaan limbah, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk menjadikan lembaga ini lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui berbagai inisiatif, Lapas Bukittinggi bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. Rabu, 28 Februari 2024.

 

Salah satu inisiatif utama adalah implementasi program daur ulang limbah. Di dalam Lapas, para narapidana dan petugas diberikan pemahaman tentang pentingnya memisahkan sampah menjadi kategori yang berbeda, seperti plastik, kertas, logam, dan organik. Sampah-sampah tersebut kemudian diproses dan dijual ke pihak luar untuk didaur ulang, mengurangi jumlah limbah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Baca Juga :  Kemenkumham Sumsel Peroleh Penghargaan 'Anugerah Legislasi 2023'

 

Selain itu, Lapas Bukittinggi juga telah memperkenalkan teknologi ramah lingkungan untuk mengolah limbah organik. Dengan menggunakan komposter, limbah organik dari dapur dan kegiatan sehari-hari diolah menjadi pupuk kompos yang kemudian digunakan untuk keperluan pertanian di dalam Lapas. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan di dalam Lapas.

 

“Pengelolaan limbah adalah aspek penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui inisiatif ini, kami berupaya untuk memberikan contoh positif dan menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi masalah lingkungan,” ungkap Ilham salah satu petugas yang terlibat dalam program ini.

Baca Juga :  Awali tahun 2024, Lapas Bukittinggi lakukan penguatan terhadap WBP pekerja luar Lapas

 

Upaya pengelolaan limbah ini juga melibatkan kolaborasi dengan pihak eksternal, termasuk lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah yang peduli terhadap lingkungan. Dengan bekerja sama, Lapas Bukittinggi dapat memperoleh bantuan teknis, sumber daya, dan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program pengelolaan limbah mereka.

 

Diharapkan, inisiatif pengelolaan limbah ini akan terus ditingkatkan dan menjadi bagian integral dari budaya dan praktik operasional di Lapas Bukittinggi. Langkah-langkah kecil ini merupakan kontribusi yang berarti dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari bagi para narapidana, petugas, dan masyarakat sekitar. *JR*

No More Posts Available.

No more pages to load.