Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Bukittinggi kembali tetaskan telur bebek

oleh -152 Dilihat

 

HumasLabukti – Jumat, 26 Januari 2024, Lapas Bukittinggi kembali mencatat prestasi gemilang dengan keberhasilan menetaskan bebek petelur jenis mojosari. Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang mengesankan, dengan tingkat keberhasilan yang meningkat dari sebelumnya, menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya rehabilitasi dan pemberdayaan narapidana.

 

Dalam program rehabilitasi ternak bebek petelur tersebut, narapidana di Lapas Bukittinggi terlibat secara aktif dalam setiap tahap proses penetasan, perawatan, dan pemeliharaan bebek mojosari. Dengan pemanfaatan teknologi modern dalam penetasan telur, hasilnya jauh lebih memuaskan dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya.

Baca Juga :  Khidmat Ramadhan, Pegawai Lapas Muara Enim Rutin Sempatkan Tadarusan Al-Qur'an Bersama.

 

Kepala Lapas Bukittinggi, Bapak Herdianto, menyatakan kebanggaannya atas capaian ini, yang menegaskan komitmen lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pelatihan keterampilan dan kesempatan untuk pembelajaran bagi narapidana. “Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari potensi positif yang dimiliki oleh narapidana untuk belajar dan berkembang. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga menginspirasi perubahan positif dalam perilaku dan kepercayaan diri mereka,” ungkap Bapak Herdianto.

 

Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa Lapas Bukittinggi tidak hanya fokus pada tugas pemasyarakatan semata, tetapi juga berupaya untuk membuka peluang bagi narapidana untuk mengembangkan keterampilan baru yang dapat bermanfaat bagi mereka setelah masa tahanan selesai. Program pembinaan kemandirian ternak bebek petelur ini memberikan kesempatan bagi narapidana untuk belajar tentang peternakan dan manajemen usaha yang dapat menjadi modal untuk meraih kemandirian ekonomi setelah bebas.

Baca Juga :  KARUTAN DEMAK, SIDANGKAN TPP 92 NAPI UNTUK DIUSULAN HAK REMISI

 

Diharapkan keberhasilan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi kemasyarakatan, baik dalam hal rehabilitasi narapidana maupun kontribusi ekonomi melalui hasil produksi peternakan. Semoga pencapaian ini dapat terus memotivasi narapidana dan menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya untuk mengembangkan program rehabilitasi yang inklusif dan memberdayakan. *JR*

No More Posts Available.

No more pages to load.