WBP Lapas Bukittinggi Bukittinggi langsung garap lahan setelah panen

oleh -272 Dilihat

 

 

 

Hari ini, Selasa, 19 Desember 2023, Lapas Kelas IIA Bukittinggi kembali mengukuhkan komitmen dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan langsung garap lahan setelah panen ubi. Langkah tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk memberdayakan para WBP secara ekonomi dan sosial.

 

Setelah panen ubi yang melimpah dari lahan pertanian Lapas, para WBP langsung turun tangan untuk membersihkan dan membajak kembali lahan tersebut. Mereka bekerja dengan penuh semangat dan keuletan, menunjukkan komitmen mereka dalam mengelola sumber daya alam dengan baik dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Terima Bantuan Mobil Tangki CSR PT. Bukit Asam

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Bapak Herdianto, menyatakan kebanggaannya atas partisipasi aktif para WBP dalam kegiatan garap lahan ini. “Kegiatan garap lahan setelah panen ubi ini merupakan bentuk nyata dari semangat kemandirian dan tanggung jawab para WBP. Mereka tidak hanya menjadi konsumen dari hasil panen, tetapi juga bertanggung jawab dalam siklus pertanian selanjutnya,” ungkap Herdianto dengan antusias.

 

Keterlibatan para WBP dalam kegiatan langsung garap lahan merupakan bagian dari upaya Lapas dalam memberikan pelatihan keterampilan pertanian dan penguatan nilai-nilai tanggung jawab lingkungan kepada para WBP. Melalui kegiatan ini, para WBP juga diberikan kesempatan untuk belajar tentang proses pertanian secara holistik, dari awal hingga pengelolaan lahan pasca-panen.

Baca Juga :  Apel Pagi Pegawai dan Halal Bihalal Idul Fitri 1443 H Lapas Muara Enim Kemenkumham Sumsel

 

Diharapkan bahwa kegiatan langsung garap lahan ini tidak hanya menjadi pengalaman pembelajaran, tetapi juga dapat mendorong para WBP untuk memiliki keterampilan yang berguna setelah mereka kembali ke masyarakat. Dengan demikian, para WBP dapat berkontribusi dalam pembangunan pertanian dan lingkungan di sekitar mereka, serta menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi membuktikan bahwa mereka terus mendukung program rehabilitasi dan reintegrasi sosial para WBP dengan memberikan keterampilan yang dapat meningkatkan peluang mereka dalam kehidupan di masyarakat setelah bebas. Keberhasilan dan semangat positif para WBP dalam kegiatan langsung garap lahan ini menjadi contoh nyata dari potensi dan kreativitas mereka dalam mengembangkan kemampuan bertani dan keterampilan lainnya.

Baca Juga :  Lapas Bukittinggi gelar pengajian rutin WBP

 

Dengan adanya kegiatan langsung garap lahan ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berharap bahwa para WBP dapat terus mengembangkan keterampilan pertanian mereka dan menjadi individu yang mandiri, produktif, serta berdaya saing di masa depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.